Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2017

BIRU ABU ABU KU

Gambar
Biru Abu-abu ku Warna,, kau adalah seribu cara ungkapkan sebuah rasa, warna pelangi tak cukup indah untuk membuat kau pahami, karena biru langit tak mampu membawaku terbang ke khayangan, biru laut tak sanggup menenggelamkan segala rasa. Duduk terdiam sembari menelan kecewa, mengapa dapat berubah warna, semula biru ku rasa, sekarang entah kau mau berubah apa, aku tak sanggup bila memangku tangan di belakang mu sambil mengamati kau berubah ubah warna, abu-abukah diri mu, merah jingga atau bunga-bunga. Masih ada banyak tanya untuk kau luntur kan warna mu, hingga kau menjadi warna sejati mu, jawaban yang tertunda hanya membuat dirimu gulana, Sudahhhhlahh,,, cukup hitam dan putihnya Dunia, yang muda di cernah dan di terjemah, biarlah waktu yang menjawabnya luntur warnamu akan seperti apa, aku harap membekas di setiap langkah dan mampu mengambarkan Bunga-bunga. ( MC )

SADARKU

Gambar
SADARKU Kunang-kunang kau adalah sinar kecil yang terlihat indah namun tak dapat memberikan cahaya terang, dalam gulita kau begitu elok dan indah namun sayang kau hanya tetap Kunang-kunang bukanlah purnama. Sadar ku akan semua kata yang membelenggu, bak kunang kunang terbang terterpah angin, pohon, angin, embun, matahari, senja, maafkan aku, aku tak mampu bertahan pada rimbunnya semak semak belukar. Sudahlah,,,,,, biarlah aku tetap aku, aku tak akan terbang melawan arah angin yang begitu kencang, cukuplah jadi kecil untuk menatap Dunia dan memberi indah setiap mata yang mengaguminya, jerit, ronta ternyata tak mampu membuat aku melalang dunia seperti sinar bulan kala purnama. ( MC ).

BUMI DAN MATAHARI

Gambar
Pagi buta hutan belantara tebal embun dingin merasuk jiwa, harum segar bunga bunga, namun tidak untuk sang mentari sinarnya tak mampu menyinari bumi yang tertutup pepohonan. Seperti wajah yang selalu terbalut kerudung tampak anggun nan indah, tak banyak mata yang dapat menembus di balik kerudung, sepasang bola mata mengintai dari kejauhan, namun berkali kali berputus asa karena sebuah keteguhan alam. Burung burung putih di tengah sawah tidak pernah mengerti apa sejatinya yang telah terjadi, karena tak ada sebuah kata yang mampu membawanya terterpah angin, berharap pepohonan tau tanah dibawanya membutuhkan sinar matahari. Bila ada kesempatan bolehlah pepohonan membuka balutan kerudung agar matahari dapat menyinari bumi walau hanya di sore hari, dan sampaikan pada burung ada ruang untuk kau singgahi walau dengan sedikit ikhlas di hati. ( MC )

SENJA TERBALUT KERUDUNG

Gambar
Senja itu mengingatkan sebuah kenangan tentang seorang yang tidak pernah bisa diartikan, mendung hitam halangi keindahan senja, namun tebias wajah yang terbalut kerudung biru, di bawah rintik hujan tetap bertahan untuk sebuah keteguhan bahwa keindahan senja telah tergantikan. Selalu berharap menjadi besar tapi kembali menjadi kecil dan kerdil, perjuangan merubah senja sangatlah berat terasa. Bila hanya ingin melihat keindahan kenapa menunggu senja!!  Tak hanya dikala senja, ketika matahari masih bersinar pun itu bisa jadi,  tidak mungkin bukan,, karna kerdil (karna kerdil itu kecil) mungkin karna jarak, tetapi bukan karna jarak , Entahhlaahh , 😂😂😂😂 Wahai senja masih banyak tanya yang belum terjawab,, kau taklukan matahari, kau buat hitam warna pelangi, kata kata tak akan pernah ter kunya karena mereka tak berbentuk, daya upaya tak akan pernah sanggup mencerna sebuah kata. Sekejap denganmu tercipta sebuah cerita akan arti hidup, tangi...

TITIP RINDU UNTUK AYAH

Gambar
Terjaga di kesunyian malam duduk termangu di tengah pintu, memandang langit penuh cahaya bulan, purnama telah berlalu hanya  sisakan cayaha, tetes air mata tak mampu hapus kerinduan terhadap ayah,,. Menatap langit menuju indahnya bulan, sembari menghitung bintang yang tak pernah dapat terhitung, genap sudah' namun kembali ganjil, terdapat senyum kecil ketika kembali gagal menghitung bintang-bintang. Akan kah pelangi hadir pada terangnya bulan, ia terus bermimpi tentang merubah warna pelangi, berlari berharap mendapatkan keadilan, tentang rasa rindunya. Ayah kapan kau pulang!!  lihatlah binar mataku penuh tanya akan dirimu, kau pahlawan ku dari segala rasa, namun semua itu hanya mampu ku ungkapkan dengan air mata. (Mulya Cahya)

PUISI JANDA & YATIM PESISIR

Gambar
JANDA DAN YATIM PESISIRAN Anak lelaki duduk termangu menghadap ke muara, menangis terseduh-seduh terdengar lirih diantara gemuruh ombak. Datang wanita paruh baya dengan kerudung hitam, menghampiri lelaki kecil berkulit hitam, sembari berkata sudahlah nak' bapakmu tak,an pernah kembali namun bapakmu tetap ada dalam sanubari kita, dia tetap hidup dihati ibu, ungkapnya. Seorang anak  dan istri yang kehilangan kepala keluarganya saat berjuang mencari nafkah, sang ayah tidak pernah kembali setelah berpamit mengais rejeki. Ia ditelan keganasan ombak plawangan (Muara Puger) menjadikan janda seorang istri, menjadikan yatim anak yang masih kecil, jasadnyapun tak pernah di ketemukan. Perjuangan seorang nelayan untuk mencukupi nafkah keluarganya, perahunya terbalik karam di terjang ganasnya ombak pantai selatan, kisah pilu sang nelayan meninggalkan sebuah cerita hingga sampai kapanpun tetap terkenang dalam benak sang janda dan anak yatim. ( Mulya Cahya) Cerita tersebut diambil d...